Materialistis yang dilegalkan

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) materialistis berarti harapannya tidak berdasarkan atas keinginan yang--melainkan karena rasa ingin meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di sekitarnya. Kalau ditelaah lbh lanjut mungkin maksud si kamus besar ini semacam orang yang materialistis tapi tujuannya buat ngasi makan orang sekampung kali ya. Materialistis atau biasa kita sebut matre ini biasanya ada di sifat cewek. Yaaa cowok sih jg ada beberapa, tapi dominannya cewek. Kenapa? Karena cewek ada di posisi dinafkahi jadi sangat sangat memudahkan dia untuk menjadi matre. Selain itu karena (merasa) cantik dan kurang jajan juga bisa jadi alasan penting kenapa seseorang (khususnya ce) bisa menjadi matre. Kalau soal cantik, ga perlu dibahas lagi kali ya.. Iya kali udah jelek, matre lagi, apa ga dimutilasi tu orang. Tapi kalau ditanya kenapa kurang jajan? Karena aku sering liat beberapa ce yang cantik dan dia cukup punya uang untuk beli apa yang diinginkan ntah itu dr orangtuanya atau cari sendiri sehingga dia ga perlu repot-repot jadi matre. Dia mau gadget mahal,dia bisa beli. Mau makan dimana jg, dia sanggup bayar tanpa harus morotin duit laki-laki manapun. Jadi mulai hari ini aku akan pastikan indira&danesh cukup jajan biar mereka ga jadi matre.etapi hrs pintar jg sih, bisa2 mereka yang diporotin.
Sebenarnya matre itu sah- sah aja kok, asal tahu aturan pakainya. Dan yang paling penting bisa membedakan dengan jelas antara matre dengan pintar memilih. Ga mau dong abis nikah yang tadinya makan sehari 3X jadi sehari sekali.. Ga mau jg dong yang tadinya pakai bedak thebodyshop begitu nikah jadi pake bedak batu (mau cari dimana jg coba?). Intinya adalah mencari calon pasangan hidup yang sudah mapan perlu, bukan untuk menguras hartanya melainkan untuk besar&berkembang bersama-sama. Definisi mapan itu sendiri juga relatif kok, tergantung sudut pandang mana yang melihatnya. Mapan itu ga harus seperti ardi bakrie anak pengusaha yang hartanya berjibun. Mapan itu juga bukan eksekutif muda dengan rumah di kemang + koleksi mobilnya. Mapan itu cukup punya modal untuk ngajak anak gadis orang menikah dan perlahan tapi pasti membawanya terbang ke atas bersama-sama. Bahkan di china salah satu syarat menikah adalah laki-laki harus punya sertifikat tanah,rumah ataupun apartemen atas namanya sendiri sebagai jaminan mereka tidak akan kekurangan setelah menikah. Jadi bisa dibilang semua itu butuh modal awal. Karena ga mugkin hari ini kamu nikah dengan tukang ojek, 10tahun lagi dia jadi pengusaha kan? Oke, mungkin ada Tukul contoh orang yang tdnya ga punya apa-apa, sekarang jadi kaya.tapi itu hnya bbrp lho..apa kamu mau gambling dengan hidupmu sendiri? Sekali lagi aku bilang, kuncinya adalah modal awal. Meskipun dia belum menjadi pengusaha besar tapi setidaknya saat hendak menikah dia sudah punya 1 toko serba ada. Meskipun dia belum menjadi kepala divisi HRD tapi setidaknya saat hendak menikah dia sudah pegawai tetap disana. Kesimpulannya, laki-laki yang punya modal awal dan wanita lah yang mengembangkannya. Klise sih tapi selalu di balik lelaki yang sukses pasti ada wanita hebat dibelakangnya. Ini yang disebut materialistis yang dilegalkan.
Share:

No comments:

Post a Comment