Mari lari (dari kenyataan)

Siapa buibu disini masih sempat rutin olahraga? Selain menyapu, masak, dan olahraga mulut (ngomel), kira-kira olahraga apa yang sering dan senang kalian lakukan ? Olahraga yang saya pilih dan menurut saya cocok untuk saya adalah lari. Kenapa ? karena selain tidak membutuhkan biaya yang besar, hanya bermodalkan sepatu lari yang lagi diskon dan juga waktunya bisa sangat disesuaikan dengan jadwal per-mamak-an yang super sibuk ini (tsaaaah). Buat para ibu yang juga single  fighter di luar sana pasti mengamini kata-kata saya ini. Tapi ada juga kok ibu-ibu yang lebih suka olahraga senam semacam zumba, belly dance, aerobik dll dan tetap membawa anaknya ke studio. Alasannya karena kalau sudah bayar, jadi mau ga mau harus disiplin ikut kelasnya, kalau ngga ya rugi (maklum emak-emak ogah rugi). Hebat ya para ibu jaman sekarang. Tipikal ibu kangguru, kemana pun dan apa pun kegiatannya pasti anaknya nempel terus kayak perangko. Saya pun tak luput  dari fenomena tak gendong kemana-mana ini. Kalau ada yang melihat ibu-ibu berlari dengan 3 anak krucils mengikuti di belakang, tolong di sapa ya, itu artinya saya yang sedang berusaha lari. 

Kalau ada yang bertanya kapan sih waktu yang pas buat berlari?. Jawabannya adalah sesempatnya saja. Saya biasanya suka lari di sore hari, sambil nunggu pak suami pulang kantor, juga sekalian ngajak anak-anak main sore. Kadang juga suka lari di pagi hari, pas anak-anak sekolah. Tapi ini dulu sih sebelum shanaz lahir, sekarang malah ribet kalau ngga ada para kaka, ngga ada yang jagain yg bayi. Beberapa temen saya ada juga yang memilih lari setelah subuh sebelum anak-anaknya bangun. Selain belum panas, juga bisa menitipkan anak-anaknya dengan bapaknya sebelum berangkat kerja. Dan karena berlari itu tidak harus daftar keanggotaan apa pun, jadi jadwalnya bisa diatur sendiri aja. Mau setiap hari boleh, seminggu 3x ok, sebulan sekali atau tiap 7 purnama sekalipun, bebas. kalau saya suka dicocokin dengan seberapa gragasnya saya makan. kalau makannya lagi kalem, larinya juga agak malas, kalau makannya lagi rakus, larinya tetap malas :-p.

Keuntungan lain dari berlari ini adalah bisa dilakukan dimana saja. Keliling komplek ok, muter-muter taman ga masalah, dan bahkan dulu saat saya masih tinggal di apartemen, saya sering lari di parkiran mobilnya. Kalau mau benar-benar diniatin sih bisa datang ke lapangan yang memang ada jalur khusus berlarinya. Disana kita bisa ketemu pelari-pelari lain dengan berbagai macam kalangan jadi bisa sekalian curi ilmunya juga. Dan lagi di tempat seperti ini, banyak jajanan yang mangkal, jadi abis capek lari, bisa langsung makan deh (loh?)

Meski berlari sangat mudah dilakukan, tetapi manfaatnya juga nggak kalah banyak lho. Konon katanya kalau rutin berlari bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit mematikan seperti diabetes, stroke, dll. Dan somehow berlari justru bisa meningkatkan energi dalam tubuh kita. Saya ngerasain sendiri sih kalau rutin berlari, jadi makin semangat mau ngapa-ngapain. Dan untuk busui seperti saya ini, berlari juga bermanfaat banget bikin tidur jadi nyenyak dan bangunnya langsung segar. Tau sendiri yang namanya punya bayi, mana bisa sih tidur lelap, apalagi kalau semalaman anaknya nen trus, bangun pagi malah makin capek, ya ngga sih?. Dan yang udah pasti dan dikejar sama seluruh ibu di jagad raya ini apalagi kalau bukan berlari bisa menurunkan berat badan. Makanya yuk rajin lari yuk (ngomong sama diri sendiri)

Rombongan sirkus ikut-ikutan lari dari belakang

Yang lari siapa yang banjir keringat siapa :-)

Share:

8 comments:

  1. Kalo saya udah nggak sempet lari Mak... tapi untungnya tiap hari wajib bersepeda karena kepaksa nggak punya kendaran lain. Jadinya dua untungnya, hemat plus sehat dihati dan kantong wkwkkwwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaah dlu pun suka sepedaan, tp kemudian dijual krn kita hrs pndh ke luar kota, ribet dibawanya. Jd kangen sepedaan niih. Hihihi

      Delete
  2. Saya juga suka lari mak, setuju, olah raga paling simple. Semangat maakk... qiqiiqiqiqii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe... Toooos. Semangaaat jg mak..

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  3. saya juga lari, dari kenyataan hahhaha.... ga ding. gaa bisa rutin, seringnyaa aaerobic, zumba, body language sekarang ngikutin yutube, bukan cd ataau dvd....


    salam kenal yaa :)

    ReplyDelete
  4. Saya lebih memilih renang aja mak hehe...klo lari suka ngos2an hihi

    ReplyDelete
  5. Halooo Mbak Ferna, tos dulu ah!
    Saya juga hobby Olga, seminggu 5x dengan 2x istirahat, target minimal 150menit/minggu. Olganya mulai dari jalan cepat (briskwalking), aerobic, dan lari.
    Lari itu asyik, bikin ketagihan. Asal bukan lari dari kenyataan aja :)

    ReplyDelete